Jumat, 15 Maret 2013

Accesories



Sepertinya, tahun 2013 ini adalah tahun emas nih……buat para wirausaha home industry. Terutama buat wirausahawan accessories. Diawal tahun 2013 ini gelang pearce menjadi sorotan dan incaran bagi kalangan remaja, khususnya kaum perempuan. Mereka mengoleksi accessories yang berhubungan dengan lambang pearce. Bagi kaum perempuan, apabila tidak mengikuti perkembangan accessories, rasanya masih belum puas. Apalagi saat ini sedang gencar gencarnya gelang pearce itu.

Yuviani Agustin merupakan salah seorang wirausahawan muda. Saat ini dia sedang duduk dibangku kelas XII.  Dia mengaku bahwa penjualan gelang pearce ini terinspirasi dari salah seorang artis terkenal yaitu Pevita Pearce. Maka dari itu, dia menamai gelang itu pearce yang diambil dari nama belakangnya Pevita Pearce.

Yuviani mulai mencari pusat gelang pearce. Awalnya hanya menjual gelang pearce dari produsen. Kemudian mencoba membuat gelang dan merangkainya sesuai dengan keinginannya. Lalu menjualnya kepada teman temannya. Ternyata hasil karyanya, tidak kalah menarik dengan gelang buatan para wirausaha home industry . Gelang ini berhasil memikat hati para kaum hawa terutama anak anak sekolah. Tidak sedikit juga para mahasiwi yang menggunakan gelang ini. Awal modal yang dikeluarkan untuk usaha ini sekitar Rp 300.000. Namun keuntungan yang didapat sekitar Rp 800.000 perbulannya. ( ujar Yuviani ).

Gelang pearce memiliki banyak bentuk dan bahan yang bervariatif. Mulai dari gelang beludru, manik manik kayu, batu , kulit yang dikepang dan lain sebagainya. Gelang tersebut akan semakin cantik ketika diberi tambahan gantungan dari tembaga bakar. Dan membuat penampilan gelang pearce menjadi lebih menarik dan memikat hati para pecinta gelang accessories.

Gelang yang paling banyak diincar oleh para pembeli yaitu gelang pearce warna warni . Karena itu sudah menjadi trend masa kini ditahun 2013. Penjualannya pun dilakukan melalui blog, facebook, twitter, dan BBM. (ujar yuviani). (

0 komentar:

Posting Komentar

Jumat, 15 Maret 2013

Accesories



Sepertinya, tahun 2013 ini adalah tahun emas nih……buat para wirausaha home industry. Terutama buat wirausahawan accessories. Diawal tahun 2013 ini gelang pearce menjadi sorotan dan incaran bagi kalangan remaja, khususnya kaum perempuan. Mereka mengoleksi accessories yang berhubungan dengan lambang pearce. Bagi kaum perempuan, apabila tidak mengikuti perkembangan accessories, rasanya masih belum puas. Apalagi saat ini sedang gencar gencarnya gelang pearce itu.

Yuviani Agustin merupakan salah seorang wirausahawan muda. Saat ini dia sedang duduk dibangku kelas XII.  Dia mengaku bahwa penjualan gelang pearce ini terinspirasi dari salah seorang artis terkenal yaitu Pevita Pearce. Maka dari itu, dia menamai gelang itu pearce yang diambil dari nama belakangnya Pevita Pearce.

Yuviani mulai mencari pusat gelang pearce. Awalnya hanya menjual gelang pearce dari produsen. Kemudian mencoba membuat gelang dan merangkainya sesuai dengan keinginannya. Lalu menjualnya kepada teman temannya. Ternyata hasil karyanya, tidak kalah menarik dengan gelang buatan para wirausaha home industry . Gelang ini berhasil memikat hati para kaum hawa terutama anak anak sekolah. Tidak sedikit juga para mahasiwi yang menggunakan gelang ini. Awal modal yang dikeluarkan untuk usaha ini sekitar Rp 300.000. Namun keuntungan yang didapat sekitar Rp 800.000 perbulannya. ( ujar Yuviani ).

Gelang pearce memiliki banyak bentuk dan bahan yang bervariatif. Mulai dari gelang beludru, manik manik kayu, batu , kulit yang dikepang dan lain sebagainya. Gelang tersebut akan semakin cantik ketika diberi tambahan gantungan dari tembaga bakar. Dan membuat penampilan gelang pearce menjadi lebih menarik dan memikat hati para pecinta gelang accessories.

Gelang yang paling banyak diincar oleh para pembeli yaitu gelang pearce warna warni . Karena itu sudah menjadi trend masa kini ditahun 2013. Penjualannya pun dilakukan melalui blog, facebook, twitter, dan BBM. (ujar yuviani). (

0 komentar: